HOT MONEY
Oleh : Eka Wahyu Utami
Fakultas Ekonomi , Universitas
Jember
Seperti
yang telah dijelaskan dalam berita yang telah diliput oleh liputan 6, bahwa
rupiah terus menguat seiring berjalannya waktu. Dari angka yang mencapai angka
Rp 14.000. Sekarang angka rupiah telah mencapai angka Rp 13.328. Nilai tukar
rupiah sendiri menurut saya adalah sejumlah uang rupiah yang harus kita miliki
untuk mendapatkan mata uang asing. Namun ada beberapa pendapat menurut para
ahli mengenai nilai tukar. Menurut Nazir
(1988 : 38) kurs adalah harga satu satuan mata uang asing dalam uang dalam negeri.
Dengan kata lain kurs adalah harga suatu
mata uang jika ditukarkan dengan mata uang lainnya. Nilai tukar yang sering
digunakan adalah nilai tukar rupiah terhadap dollar. Karena dollar adalah mata
uang yang relatif stabil dalam perekonomian.
Menurut
Musdholifah & Tony (2007) , nilai
tukar atau kurs adalah perbandingan antara harga mata uang suatu negara dengan
mata uang negara lain. Misal kurs rupiah terhadap dollar Amerika menunjukkan
berapa rupiah yang diperlukan untuk ditukarkan dengan satu dollar Amerika.
Menurut
Triyono (2008) , kurs (exchange rate)
adalah pertukaran antara dua mata uang yang berbeda, yaitu merupakan
perbandingan nilai atau harga antara kedua mata uang tersebut.
Ada
beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan atau penurunan terhadap
nilai tukar rupiah. Menurut Sukirno, (2004:402)
perubahan tersebut disebabkan oleh hal – hal berikut ini :
1.
Adanya perubahan
dalam cita rasa masyarakat
Nilai
kurs dapat berubah berdasarkan cita rasa masyarakat. Cita rasa atau keinginan
masyarakat dalam mengkonsumsi suatu barang berbeda – beda. Ada saat ketika
kualitas barang –barang dalam negeri membaik maka keinginan masyarakat untuk
mengimpor barang akan berkurang dan ekspor dalam negeri akan meningkat.
Sebaliknya, ketika kualitas barang – barang luar negeri baik maka keinginan
masyarakat untuk mengimpor barang akan ikut meningkat dan ekspor akan turun.
Perubahan itulah yang menyebabkan terjadinya penurunan atau peningkatan nilai
tukar.
2.
Perubahan harga
barang ekspor dan impor
Harga
suatu barang sangat menentukan permintaan dan penawaran suatu barang terutama
dalam ekspor dan impor. Ketika harga barang – barang dalam negeri turun atau
murah, maka akan menyebabkan ekspor lebih tinggi dan impor akan berkurang.
Begitupun kebalikannya, ketika harga barang – barang luar negeri relatif lebih
murah maka impor akan meningkat. Harga barang
ekspor dan impor itulah yang menyebabkan adanya perubahan dalam nilai
tukar.
3.
Kenaikan harga
umum (inflasi)
Kenaikan
harga umum ini sebenarnya berhubungan dengan harga barang ekspor dan impor.
Ketika inflasi meningkat maka akan cenderung meningkatkan harga barang – barang
dalam negeri, itu artinya bahwa orang – orang akan lebih memillih untuk membeli
barang – barang ekspor ketimbang barang dalam negeri. Begitupula sebaliknya,
ketika inflasi turun maka harga barang – barang dalam negeri akan ikut menurun.
Hal ini menyebabkan orang – orang lebih memilih untuk membeli barang – barang
dalam negeri ketimbang memberi barang – barang impor. Hal tersebut yang
menyebabkan terjadinya peningkatan dan penurunan nilai tukar.
4.
Perubahan suku
bunga dan tingkat pengembalian investasi
Perubahan
suku bunga dan tingkat pengembalian investasi juga berpengaruh terhadap naik turunnya sebuah nilai tukar.
Pengembalian investasi artinya menurut saya adalah sebuah imbalan atau feedback
yang kita berikan kepada sebuah negara lain yang telah menginvestasikan uangnya
ke dalam negeri. Hal tersebut dilakukan karena ada peristiwa – peristiwa
tertentu yang terjadi didalam negeri dan menyebabkan pemerintah harus
mengeluarkan kebijakan tentang perubahan tingkat suku bunga.
Semakin
tinggi tingkat suku bunga dan tingkat pengembalian investasi maka akan
menyebabkan jumlah investor asing bertambah didalam negeri. Karena mereka akan
lebih memilih menginvestasikan uangnya pada negara yang memiliki tingkat suku
bunga yang tinggi. Sehingga negara tersebut akan mendapatkan peningkatan
permintaan mata uang dalam negeri dan mendapat penawaran mata uang asing.
Sehingga menyebabkan nilai tukar menguat.
Namun
apabila suku bunga dan tingkat pengembalian investasi rendah, maka banyak
investor dalam negeri yang justru lebih memilih untuk menginvestasikan uangnya
keluar negeri ketimbang didalam negeri untuk mendapatkan keuntungan yang lebih
tinggi. Sehingga menyebabkan nilai tukar akan melemah dikarenakan permintaan
akan mata uang rupiah berkurang.
5.
Pertumbuhan
ekonomi
Hal
ini juga sangat berhubungan dengan kebijakan harga barang ekspor dan impor.
Suatu negara yang memiliki ekspor lebih tinggi daripada impor, maka akan
menyebabkan permintaan uangnya akan meningkat lebih pesat daripada
penawarannya. Akan tetapi apabila impor justru lebih tinggi di bandingkan
ekspor, maka jumlah penawaran mata uangnya lebih banyak daripada permintaannya.
Dari
penyebab – penyebab naik turunnya nilai tukar menurut Sukirno tersebut adalah
saling berhubungan satu sama lain. Dan berita ini juga sangat berkaitan dengan
teori yang disebutkan oleh Sukirno tersebut. Terutama pada pon ke empat yaitu
mengenai perubahan suku bunga dan tingkat pegembalian investasi.
Pada
umunya, menguatnya nilai tukar rupiah karena didasarkan pada jumlah BI Rate
yang tinggi, sehingga membuat para investor asing ataupun dalam negeri lebih
tertarik untuk menyimpan atau menginvestasikan uangnya di dalam negeri. Para
investor lebih memilih sebuah negara yang memiliki tingkat suku bunga tinggi
karena akan mendapatkan keuntungan lebih banyak. Namun yang terjadi di
Indonesia tidak demikian, yang terjadi sekarang adalah menguatnya nilai mata
uang rupiah tersebut bukan disebabkan oleh tingginya tingkat suku bunga bank
melainkan disebabkan oleh adanya hot money atau uang panas.
Hot
money menurut saya adalah sebuah investasi dalam bentuk saham jangka pendek,
dimana para investor bebas memasukkan dan mengambil uangnya kapan saja. Hot
money tersebut hanya sebentar saja masuk ke Indonesia dikarenakan tingkat suku
bunga tinggi beberapa waktu yang lalu. Sehingga ada kemungkinan dalam beberapa
waktu kedepan dana asing yang masuk tersebut akan ditarik kembali. Karena hot
money ini hanya investasi sementara saja, ditambah adanya penurunan tingkat
suku bunga atau BI Rate beberapa waktu lalu. Yang pastinya akan menyebabkan
para investor pemilik dana asing tersebut untuk menarik uang mereka sebelum
tingkat bunga bank di Indonesia merosot lebih jauh lagi.
Hal
ini memang membuat khawatir seluruh kalangan ekonom, apabila dana asing telah
ditarik kembali. Ada kemungkinan rupiah kembali melemah karena dana tersebut
telah diambil oleh pemiliknya. Akan tetapi menurut Boediono selaku Gubernur
Bank Indonesia, aliran hot money yang masuk sudah bagus tidak perlu melihat
sumbernya darimana. Dalam masa yang dialami Indonesia saat ini , yakni
keterpurukan rupiah akibat krisis ekonomi di Amerika menyebabkan Indonesia
mengalami ketidakstabilan ekonomi seperti melemahnya nilai kurs akibat kenaikan
tingkat suku bunga di Amerika. Sehingga menurut Boediono, tidak ada masalah
ketika dana dana asing tersebut keluar beberapa bulan lagi, karena dana dana
tersebut sudah bisa menjadi pelicin untuk mendongkrak kegiatan ekonomi yang terjadi
di Indonesia.






Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.
BalasHapusNama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.
Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.
Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.
Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut