Bertaruh dalam finansial aset
Oleh M Rizqi Iskhaqi, Ilmu Ekonomi dan Studi
Pembangunan
UniversitasJember
Dalam
beberapa investasi tengah di bagi menjadi beberapa bentuk salah satunya adalah
investasi dalam bentuk finansial. investasi dalam bentuk finansial seperti
saham, deposito dan masih banyak surat berharga juga memberikan beberapa dampak
Dalam alokasi keuangan bagi beberapa masyarakat yang mempunyai banyak uang atau
modal akan mengalokasikan uang tersebut dalam bentuk aset. Dari aset tersebut di
harapkan mendapatkan imbal balik akan kepemilikan aset yang dimilikinya. Namun
harus dipikirkan pula dampak yang akan di terima dalam investasi tersebut.
Kondisi perekonomian yan tidak menentu akan menjadikan suatu keadaan yang tidak
menentu pula bagi investasi aset finansial. Kondisi seperti ini hampir sama
dengan siklus bisnis yang kadang kala mengalami trend positif dan trend yang
negatif.
Pergerakan
trend yang positif akan menggambarkan sebuah keuntungan yang akan diterima oleh
investor. Peregerakan yang positif ini bisa di dasari dengan kinerja perusahaan
yang semakin bagus. Hasilnya output yang di hasilkan sebagai salah satu
indikator prospek perusahaan yang semakin meningkat. Tidak hanya dalam bentuk
ini saja, arus permodalan yang semakin besar semakin menunjukkan kinerja
perusahaan. Kepemilikan aset produksi yang semakin bertambah juga menjadi
gambaran akan prospek perusahaan yang semakin membaik. Dari beberapa indikator
tersebut akan mencerminkan nilai aset finansial yang semakin meningkat terkait
perusahaan. Ini merupakan kode positif bagi para investor yang akan dalam
posisi aman dalam aset finansial dalam investasinya.
Sedangkan
sebuah trend negatif akan menggambarkan sebuah ancaman bagi seorang investor.
Trend negatif ini dapat di gambarkan dari pergerakan proses produksi dalam
perusahaan yang semakin menurun. Hasil produksi yang semakin meningkat akan
semakin menurunkan keuntungan akan peruhaan tersebut juga menurun. Arus
permodalan yang semakin menyempit dikarenakan keuntungan produksi yang semakin
tergerus dalam pembiayaan operasional perusahaan. Sebagai akibatnya akan
dilakukan beberapa penurunan penyerapan tennaga kerja dalam merespon kondisi
seperti ini, semua ini masih tergambar dari internal perusahaan. Belum lagi
dari eksternal perusahaan yang digambarkan dengan tekanan perekonomian global
dengan persaingan yang semakin besar. Kegagalan persaingan dalam pasar
merupakan salah satu penyebab terjadinya trend negatif dalam investasi
finansial yang akan diterima oleh para investor.
Perubahan
siklus dalam perekonomian akan berdampak dalam dunia investasi finansial.
Seperti dalam bursa saham yang ada di indonesia ketika terjadi perubahan trend
maka akan di respon dengan cepat oleh para investor dengan perubahan perilaku.
Tak hayal investasi dalam bentuk finansial mempunyai resiko yang sangat besar,
meski pada dasarnya besarnya resiko yang diterima datang seiring dengan
keuntungan yang akan di terima. Banyak hal yang mempengaruhi seperti yang
tenlah di sampaikan diatas. Namun dalam investasi di bidang finansial ini
respon akan keuangan akan lebih cepat diterima dari pada dampak yang diterima
oleh investasi di bidang riil.
Dalam bursa saham indonesia yang di wadahi dalam
index harga saham gabungan mengalami tekanan yang sangat berat dari perekonomian
global. Tekanan tersebut berimbas dalam perusahaan yang tercantum dalam pasar
saham yang ada dalam index harga saham gabungan tersebut. Tak elak sebesar 179
triliun rupiah menghilang tanpa bekas sebagai akibat dari pelemahan nilai
invesasi di bidang finansial tersebut. Pergeseran nilai yang terjadi begitu
sangat cepat karena yang di mainkan tidak melibatkan sektor riil yang masih
banyak melibatkan beberapa pihak dalam opersionalnya. perubahan ini tidak hanya
di akibatkan oleh tekanan global saja namu dari perekonomian indonesia sendiri
yang juga mengalami perlambatan dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir.
Kondisi
yang tidak mendukung untuk investor ini di ikuti dengan penarikan akan
investasi yang di tanamkan untuk di pindahakan dalam investasi yang lebih
menguntungkan. Perpindahan ini menjadi salah satu faktor yang mendasari
hilangnya uang di pasar investasi potofolio tersebut. Para inestor yang mulanya
yakin akan investasinya di indonesia kini mulai ragu dengan kondisi yang tidak
menentu seperti yang saat ini terjadi. Kebanyakan perpindahan investasi ini
terjadi dalam berbagai bidang yang tidak memiliki siklus perekonomian secara
global dalam artian masih dalam lokal. Para investor menganggap bahwa
perusahaan yang tidak memiliki prospek siklus bisnis tidak memiliki daya tahan
serta prospek yang bagus dalam jangka panjang.
Para
investor mulai berbondong-bondong memindahkan investasinya dalam aset yang
terkait dengan sklus global perekonomian dan investasi yang lebih aman di
negara yang perekonomiannya lebih stabil. Ini ditujukkan dengan investasi yang
meningkat dalam berbagai sektor sperti sektor pertambangan, perkebunan,
penerbangan, dan mineral sumberdaya yang terangnya lebih aman dalam asetnya.
Namun Kondisi seperti ini tidak akan berjalan tetap karena seiring dengan
membaiknya perekonomian akan diikuti dengan kembalinya para investor dalam
kondisi semula. Pergerakan ini hanya sebagai respon mencari aman para investor
dalam menyelamatkan aset kekayaannya dalam perekonnomian yang tidak menentu
ini.






0 komentar:
Posting Komentar