Blogroll

Kamis, 09 Juni 2016

EVOLUSI BI RATE



EVOLUSI BI RATE
Oleh,
Suci Arvilia
Monetary’13
Bank Indonesia merupakan lembaga independen Negara Indonesia. Dimana berperan untuk menetapkan kebijakan dalam sisi moneter melalui instrument – instrumennya baik dalam kondisi ekonomi booming maupun pada saat perekonomian sedang berada pada kondisi resesi. Melalui suku bunga bank Indonesia memiliki suku bunga acuan yaitu BI Rate. BI Rate merupakan suku bunga kebijakan yang mencerminkan sikap atau stance kebijakan moneter yang ditetapkan oleh bank Indonesia dan diumumkan kepada publik. BI Rate di umumkan oleh Dewan Gubernur Bank Indonesia setiap Rapat Dewan Gubernur bulanan dan dimplementasikan pada operasi moneter yang dilakukan bank Indonesia melalui pengelolaan likuiditas (liquidity management) di pasar uang untuk mencapai sasaran operasional kebijakan moneter.
Sasaran operasional kebijakan mencerminkan pada perkembangan suku  bunga pasar uang antar overnight (PUAB O/N). Pergerakan di suku  bunga PUAB ini diharapkan akan diikuti oleh perkembangan di suku bunga deposito, dan pada gilirannya suku bunga kredit perbankan. Dengan mempertimbangkan pula faktor – faktor lain dalam perekonomian, bank Indonesia pada umumnya akan menaikkan BI Rate apabila inflasi ke depan diperkirakan melampaui sasaran yang telah ditetapkan, sebaliknya bank Indonesia akan menurunkan BI Rate apabila inflasi ke depan diperkirakan berada di bawah sasaran yang telah ditetapkan.
Seperti itu lah fungsi dari suku bunga acuan BI Rate dalam operasi moneter dan saat ini berada pada level 6, 75% dimana sampai 19 Agustus 2016 Bank Indonesia masih tetap menggunakan suku bunga acuan BI Rate. Evolusi telah dilakukan oleh bank Indonesia pada bulan April 2016 yaitu mengubah suku bunga acuan BI Rate ke  suku bunga kebijakan baru BI 7 Day Repo Rate, artinya BI tetap tidak menghapus suku bunga kebijakan. Namun perbedaannya misalnya saat ini suku bunga acuan BI Rate berada pada level 6,75% artinya setara dengan suku bunga 12 bulan dalam struktur suku bunga dalam operasi moneter. Sementara suku bunga BI 7 Day Repo Rate saat ini berada pada level 5,50% atau setara dengan suku bunga operasi moneter 7 hari, hal tersebut memperlihatkan bahewa tenor suku bunga acuan yang lebih singkat. Dengan demikian, suku bunga kebijakan akan bergerser dari tenor 1 tahun atau 360 hari menjadi tenor yang lebih pendek yakni 7 hari.
Perlu diketahui bahwa isu BI akan menurunkan bunga secara drastis merupakan ketidakbenaran Karena yang dilkukan oleh BI adalah memperkuat kerangka operasi moneter, bukan mengubah sikap kebijakan, BI tidak mengubah tingkat suku bunga kebijakan melainkan mengubah tenor suku bunga. Perubahan terssebut ditujukan untuk memperkuat efektifitas daari kebijakan moneter, sehingga setiap ada perubahan tingkat suku bunga kebijakan, baik kenaikan maupun penurunan, dampaknya terhadap suku bunga pasar uang dan perbankan, baik deposito maupun kredit, akan menjadi semakin cepat.
Dalam menentukan berbagai model kebijakan acuan suku bunga tentunya BI telah melakukan berbagai pertimbangan baik secara mikro maupun makro dan menggunakan sejumlah kriteria transaksional, memiliki pasa yang relative mendalam, dan memiliki hubungan yang kuat dengan sasaran operasional kebijakan moneter oleh BI. Sehingga BI akan lebih cepat dalam melihat fluktuasi akibat perubahan suku bunga acuan terhadap perekonomian.

Sumber : www.bi.go.id

0 komentar:

Posting Komentar