INVESTASI DAN
PENGANGGURAN
Indonesia merupakan satu-satunya negara yang dikaruniai sumber daya yang
melimpah baik sumber daya alam maupun sumber daya manusianya. Indonesia
termasuk dalam kategori negara yang memiliki penduduk terbanyak ke empat
setelah Amerika Serikat dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 250 juta
jiwa. Pada saat ini, jumlah penduduk usia produktif Indonesia lebih banyak
dibandingkan dengan penduduk berusia non produktif yang menjadikan Indonesia
memiliki peluang sangat besar dalam mendorong perekonomian. Pemerintah memiliki
peran penting dalam menghadapi kondisi demografi seperti ini. Kebijakan yang
dikeluarkan terutama masalah regulasi dan birokrasi pemerintah menjadi poin
utama dalam mengalokasikan sumber daya manusia yang melimpah untuk dijadikan
sebuah faktor pendorong perekonomian nasional.
Indonesia yang dikaruniai jumlah
penduduk yang melimpah harusnya dapat mengantisipasi ancaman yang muncul dan
memaksimalkan peluang yang ada. Tingginya tingkat pengangguran merupakan suatu
ancaman yang harus diwaspadai oleh semua pihak terutama pemerintah. Jumlah lapangan
kerja yang lebih rendah dari pada jumlah penduduk angkatan kerja merupakan
faktor utama yang melatarbelakangi tingginya tingkat pengangguran. Peluang yang
muncul dari banyaknya jumlah penduduk adalah tingginya tingkat output yang
dihasilkan namun dengan syarat penduduk yang produktif terserap seluruhnya pada
pasar kerja. Apabila semua tenaga kerja terserap, maka kesejahteraan masyarakat
akan meningkat dan menyebabkan tingginya pertumbuhan ekonomi nasional. Namun,
keadaan ini tidak memungkinkan mengingat jumlah penduduk Indonesia yang sangat
besar dan minimnya permintaan tenaga kerja tersebut sehingga terdapat celah
yang sangat jauh antara permintaan dan penawaran tenaga kerja.
Faktor lain yang menyebabkan
kurangnya penyerapan tenaga kerja juga disebabkan oleh kualitas sumber daya
manusia yang dimiliki Indonesia. Tingkat pendidikan Indonesia terbilang masih
minim. Hal ini dapat dibuktikan oleh tingginya angka buta aksara di Indonesia
walaupun sudah terjadi penurunan di setiap tahunnya. Kondisi fasilitas
pendidikan dan pengajar yang kurang merupakan hal yang sangat penting dalam
memajukan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Faktor pendidikan
merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas manusia. Selain meningkatkan
tingkat intelektual, pendidikan juga berfungsi sebagai pengembang potensi yang
terdapat dalam masing-masing indovidu. Keterampilan masyarakat juga merupakan
faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya nasional. Pengembangan
keterampilan melalui lembaga-lembaga seperti balai diklat sangat dibutuhkan
untuk menambah jumlah penduduk terampil sehingga dapat bersaing dalam pasar
kerja.
Investasi merupakan salah satu faktor penting
dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi pengangguran. Investasi
baik lokal maupun asing memiliki multiplier
effect yang sangat besar terutama bagi terserapnya tenaga kerja Indonesia. Tingkat investasi yang tinggi akan menyebabkan perputaran yang
cepat pada perekonomian nasional. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah
output karena adanya investasi baik investasi untuk meningkatkan produktivitas
atau investasi dalam mengekspansi usaha maupun investasi untuk membuka usaha
atau pabrik baru. Investasi
dalam mengekspansi usaha dilakukan suatu perusahaan karena jumlah permintaan yang
tinggi. Untuk mengejar keuntungan lebih maka perusahaan memutuskan untuk
memperluas usahanya melalui peningkatan produktivitas. Produktivitas ini dapat
ditingkatkan melalui penambahan kapasitas produksi dan pasti akan membutuhkan
input produksi yang lebih terutama kebutuhan akan input sumber daya manusia.
Meningkatnya jumlah penduduk
Indonesia juga merupakan suatu keuntungan bagi perusahaan-perusahaan dalam berbagai
sektor. Peningkatan jumlah penduduk ini dianggap sebuah peluang bagi
perusahaan. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan jumlah penduduk berimbas
pada peningkatan permintaan serta perluasan pasar yang menstimulus perusahaan
untuk meningkatkan keuntungan. Berkembangnya kebutuhan dan keinginan masyarakat
juga akan menumbuhkan usaha-usaha baru melalui suatu inovasi. Perkembangan
usaha-usaha baru ini juga akan memberikan dampak positif bagi perekonomian. Dengan
dibukanya usaha baru, lapangan kerja akan semakin luas. Pengangguran akan
berkurang dikarenakan kebutuhan sumber daya manusia sangat tinggi. Selain
mengurangi pengangguran, usaha baru tersebut juga akan meningkatkan output
agregat yang akan berdampak positif terhadap pendapatan nasional dan pada
akhirnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah harus bergerak selaras
dengan perusahaan maupun pemilik modal. Untuk menstimulus pergerakan ekonomi
melalui peningkatan investasi, pemerintah harus mengundang perusahaan maupun
pemilik modal untuk ambil bagian dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Untuk
menggapai tujuan ini, pemerintah harus menciptakan iklim investasi yang memadai
diantaranya berupa regulasi dan birokrasi serta membangun infrastruktur yang
memadai. Dalam mengatur regulasi, pemerintah pada saat ini sudah mulai merombak
melalui paket ekonomi jilid I. Dalam paket ekonomi jilid I, pemerintah akan
merombak banya peraturan yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing industri,
menghilangkan gap daya saing antar industri serta menciptakan industri nasional yang berkembang
pada pasar domestik maupun pasar ekspor.
Peran birokrasi dalam menstimulus
investasi sangat dibutuhkan. Efisiensi pada izin usaha sangat dibutuhkan untuk
memanjakan para investor untuk membuka usaha baru yang akan memiliki dampak
signifikan terhadap berkurangnya pengangguran di Indonesia. Pada paket
kebijakan ekonomi jilid I juga diatur masalah debirokratisasi. Birokrasi usaha
pada saat ini sudah disederhanakan melalui program Pelayanan Terpadu Satu
Pintu. Program ini dibutuhkan untuk memotong mata rantai perizinan yang
menyebabkan ketidakefisienan. Pemerintah juga menciptakan perizinan melalui
sistem elekronik karena pemerintah menganggap pelayanan perizinan manual masih
sangat tidak efisien.
Penyediaan infrastruktur yang
memadai juga merupakan faktor penting bagi investasi. Tersedianya barang-barang
publik seperti fasilitas umum terutama keadaan jalan sangat menentukan besarnya
investasi. Keadaan jalan yang memadai akan menentukan panjangnya distribusi
barang ke masyarakat. Distribusi ini akan berkaitan dengan besarnya biaya yang
akan ditanggung perusahaan. Jika keadaan jalan memadai, maka distribusi barang kepada
masyarakat akan lancar dan biaya yang timbul untuk distribusi tersebut akan terjangkau.
Pemerintah pada saat ini juga memprioritaskan pada keadaan infrastruktur
Indonesia. Pemerintah telah membangun banyak mega proyek untuk menciptakan
keadaan infrastruktur yang memadai. Banyaknya pembangunan jalan seperti tol
lintas Sumatera akan meningkatkan ketertarikan investor untuk berinvestasi di
Indonesia.
Pendirian pabrik ban pada berita
yang dipaparkan di atas menunjukkan bahwa pemerintah pada saat ini cukup
berhasil dalam menciptakan iklim investasi yang nyaman. Pendirian pabrik baru
yang kabarnya bisa menyerap 2000 tenaga kerja ini mempunyai banyak keuntungan
bagi perekonomian Indonesia. Selain pengangguran yang berkurang drastis,
tingkat kesejahteraan masyarakat yang diukur dengan pendapatan per kapita akan
meningkat seiring meningkatnya pendapatan nasional juga akan meningkat. Implementasi
dari beberapa paket kebijakan ekonomi sudah cukup berhasil dan dapat menunjukkan
adanya indikator keberhasilan dalam membangun perekonomian nasional. Dalam
jangka panjang diharapkan para investor akan semakin tertarik untuk
meningkatkan investasinya di Indonesia.
Pemerintah juga menstimulus para
investor melalui kebijakan moneter. Pada saat ini, Bank Indonesia telah
mengeluarkan kebijakan untuk menurunkan tingkat suku bunga acuan dan giro wajib
minimum. Kebijakan ini memiliki sasaran untuk memperbesar aliran kredit kepada
masyarakat dengan harapan dapat digunakan oleh masyarakat untuk berinvestasi.
Kebijakan ini sangat dibutuhkan para pengusaha dalam negeri yang sangat
membutuhkan modal mengingat Indonesia merupakan negara berkembang yang sebagian
usahanya bersifat padat karya.






0 komentar:
Posting Komentar