Makroprudensial
kebijakan makroprudensial adalah kebijakan
yang memiliki tujuan utama untuk memelihara stabilitas sistem keuangan secara
keseluruhan melalui pembatasan peningkatan risiko sistemik (IMF) (2011: 3). Yang
dimaksud dengan resiko sistemik yaitu “potensi terganggunya seluruh atau
sebagian dari sistem keuangan yang timbul karena faktor penularan (contagion)
akibat keterkaitan (interconnectedness) antar institusi dan/atau pasar keuangan
dan kecenderungan perilaku institusi keuangan untuk mengikuti siklus ekonomi
(procyclical), yang dapat menimbulkan ancaman terhadap perekonomian nasional”
(BI.go.id)
Kebijakan makroprudensial
merupakan komponen utama dalam menjaga stabilitas keuangan,dimana yang dimaksud
dengan stabilitas keuangan yaitu kondisi dimana mekanisme ekonomi dalam
penetapan harga, alokasi dana pasar uang berfungsi secara efektif dan efisien,
mampu bertahan terhadap kondisi eksternal
maupun internal sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi secara
berkesinambungan
Kebijakan
makroprudensial dimaksudkan untuk menjawab dua dimensi dari risiko sistemik
(Agung, 2010: 11; Galati dan Richhild, 2011: 7-8; Gauthier et al.,2012: 506;
IMF, 2011: 13), yaitu dimensi time series dan dimensi cross section.Dimensi
time series yaitu kebijakan makroprudensial ditujukan untuk menekanrisiko
terjadinya prosiklikalitas yang berlebihan dalam sistem keuangan.
Konsep
risiko dalam prrespektif makroprudensial yaitu “Risiko diukur
dari spillover dampak
& biaya yg ditimbulkan,
termasuk interaksi dgn makroekonomi. Kesehatan &
kinerja institusi keuangantidak
lagi menjadi syarat
“perlu” bagi SSK apabila
kegagalan/risiko pd 1 atau
bbrp institusi tdk
menimbulkan dampak signifikan pd
sistem, dan tidak lagi
menjadi syarat “cukup”
apabila terdapat common risk
factor,concentration risk” (BI.go.id)
Resiko
sistemik kebijakan makroprudensial diantaraya yaitu: Credit
Risk yaitu Risiko kerugian karena debitur tidak melakukan pembayaran (prinsip maupun bunga). Interest Rate Risk
yaitu Risiko nilai investasi akan berubah karena perubahan tingkat bunga dari
asset. Exchange Rate / Currency Risk yaitu Risiko nilai investasi akan berubah
karena perubahan nilai tukar dari asset.






0 komentar:
Posting Komentar