Blogroll

Kamis, 09 Juni 2016

Mengembangkan Kembali Sektor Properti



Mengembangkan Kembali Sektor Properti
Oleh : Ika Wahyu Cahyani

Sektor properti semakin banyak diminati. Tidak hanya menggairahkan dengan keuntungan, tetapi juga adanya sokongan pemerintah melalui kebijakan ekonomi jilid 1 yang terbit September 2015 lalu. Upaya pemerintah menggiatkan sektor tersebut didasarkan pada tujuan untuk meningkatkan investasi dan pemasukan negara melalui pajaknya, karena sektor properti dinilai paling memberikan kontribusi yang signifikan.
Menyoal kebijakan ekonomi jilid 1 pemerintahan Jokowi, memang pada awal peluncurannya menuai pro kontra. Selain peluncuran kebijakan tersebut terkesan mendadak karena adanya pelematan rupiah waktu itu, juga karena tujuannya yang ingin dicapai masih bersifat imajinatif. Pemerintah Jokowi memang meloloskan kebijakan dengan tujuan dalam jangka panjang, sehingga masyarakat tidak perlu merisaukannya. Keberhasilan kebijakan tersebut memang belum bisa dirasakan secara langsung pada saat ini, namun pemerintah akan menjamin bahwa keberhasilannya akan terjadi di masa mendatang yang tentunya akan menguntungkan semua pihak.Adanya debirokratisasi dan deregulasi yang berkenaan masalah perijinan terhadap investor akan mempermudah kinerja pengembangan sektor tersebut.
Selain untuk tujuan memperbesar peluang penciptaan investasi, penggerakan sektor properti juga bertujuan untuk mendorong pembangunan perumahan yang dikhususkan bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah. Sudah barang tentu, akan membantu mengurangi pemukiman liar terutama di kota-kota besar. Dengan demikian, tentu akan membantu pemerintah dapat melakukan perbaikan terhadap tata kota dengan menanggalkan pemukiman kumuh dan tak layak huni.
Hendaknya upaya pemerintah tersebut disambut baik oleh masyarakat luas, meskipun masyarakat harus lebih beradaptasi sedari awal. Karena memang pencapaian target dan tujuan tidak diperuntukkan dalam jangka pendek, melainkan dalah jangka  yang relatif panjang. Ketika semua pihak msaling memiliki pengertian dan dapat saling membantu meyukseskan sebuah kebijakan, manfaat yang lebih banyak akan dapat dirasakan secara bersama-sama.

0 komentar:

Posting Komentar