Mengembangkan Kembali Sektor Properti
Oleh : Ika Wahyu Cahyani
Sektor
properti semakin banyak diminati. Tidak hanya menggairahkan dengan keuntungan,
tetapi juga adanya sokongan pemerintah melalui kebijakan ekonomi jilid 1 yang
terbit September 2015 lalu. Upaya pemerintah menggiatkan sektor tersebut
didasarkan pada tujuan untuk meningkatkan investasi dan pemasukan negara
melalui pajaknya, karena sektor properti dinilai paling memberikan kontribusi
yang signifikan.
Menyoal
kebijakan ekonomi jilid 1 pemerintahan Jokowi, memang pada awal peluncurannya
menuai pro kontra. Selain peluncuran kebijakan tersebut terkesan mendadak
karena adanya pelematan rupiah waktu itu, juga karena tujuannya yang ingin
dicapai masih bersifat imajinatif. Pemerintah Jokowi memang meloloskan
kebijakan dengan tujuan dalam jangka panjang, sehingga masyarakat tidak perlu
merisaukannya. Keberhasilan kebijakan tersebut memang belum bisa dirasakan
secara langsung pada saat ini, namun pemerintah akan menjamin bahwa
keberhasilannya akan terjadi di masa mendatang yang tentunya akan menguntungkan
semua pihak.Adanya debirokratisasi dan deregulasi yang berkenaan masalah
perijinan terhadap investor akan mempermudah kinerja pengembangan sektor
tersebut.
Selain
untuk tujuan memperbesar peluang penciptaan investasi, penggerakan sektor
properti juga bertujuan untuk mendorong pembangunan perumahan yang dikhususkan
bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah. Sudah barang tentu, akan membantu
mengurangi pemukiman liar terutama di kota-kota besar. Dengan demikian, tentu
akan membantu pemerintah dapat melakukan perbaikan terhadap tata kota dengan
menanggalkan pemukiman kumuh dan tak layak huni.
Hendaknya upaya pemerintah tersebut disambut baik
oleh masyarakat luas, meskipun masyarakat harus lebih beradaptasi sedari awal.
Karena memang pencapaian target dan tujuan tidak diperuntukkan dalam jangka
pendek, melainkan dalah jangka yang
relatif panjang. Ketika semua pihak msaling memiliki pengertian dan dapat
saling membantu meyukseskan sebuah kebijakan, manfaat yang lebih banyak akan
dapat dirasakan secara bersama-sama.






0 komentar:
Posting Komentar