Blogroll

Kamis, 09 Juni 2016



Perekonomian Indonesia pada tahun ini mengalami peningkaan yang cukup baik jika dilihat dari fluktuasi perekonomian yang di alami dunia saat ini. Penguatan perekonomian Indonesia ini dipicu oleh beberapa faktor dari dalam maupun luar negeri. Banyak faktor yang mempengaruhi kondisi perekonomian di Indonesia. Dari dalam negeri faktor yang mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia adalah sebagai berikut
a.       Kemiskinan
Saat ini Indonesia sedang gencar – gencarnya memberantas penyakit ekonomi yaitu kemiskinan. Pemberantasan kemiskinan tersebut dilakukan dengan membuat kebijakan – kebijakan yang dapat meringankan beban dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Indonesia. Kebijakan tersebut ditujukan untuk masyarakt yang memiliki pendapatan di bawah rata – rata agar mereka dapat memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarganya. Kebijakan – kebijakan yang dilakukan oemerintah seperti pemberin bantuan berupa uang pendidikan, bantuan bahan pokok dan kebutuhan lainnya.
b.      Pengangguran
Pengangguran merupakan salah satu penyebab terjadinya kemiskinan. Saat ini pemerintah juga berupaya keras untuk menyediakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat dengan usia – usia produktif yang ada di Indonesia. Penanggulangan pengangguran ini dilakukan dengan kebijakan seperti pemberian softskill kepada para pengangguran agar mereka dapat membuka usaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain itu pemerintah juga memberikan bantuan dana kepada pengusaha – pengusaha kecil dan menengah agar mereka dapat mengembangkan usahanya sehingga dapat membuka lapanan pekerjaan yang baru
c.       Pembangunan yang Tidak Merata
Pemerataan pembangunan yang terjadi di suatu negara juga akan mempengaruhi kondisi perekonomian di suatu negara. Dengan pembangunan yang merata akan dapat menghasilkan pula pemerataan pendapatan sehingga dapat mengurangi kesenjangan sosial yang terjadi di negara tersebut. Hal tersebut juga merupakan tujuan Indonesia untuk mewujudkan masyarakat adil dan sejahtera. Untuk mewujudkan tujuan negara tersebut Indonesia sudah mulai membangun sarana dan prasaran yang ada di daerah pelosok. Dengan pembangunan sarana dan prasarana itu pemerintah berharap masyarakat dapat memperbaiki kualitas hidupnya dan mempermudah akses dalam melakukan kegiatan ekonomi.
Faktor dari luar yang mempengaruhi kondisi perekonomian suatu negara adalah bagaimana hubungan suatu negara tersebut dengan negara lain. Pada dasarnya jika perekonomian suatu negara dalam kondisi yang baik maka akan banyak negara – negara di dunia yang bermitra dengan negara tersebut. Biasanya wujud dari hubungan dengan negara lain itu dalah perdgangan Internasional. Perdagangan internasional itu di maksudkan untuk memenuhi kebutuhan suatu negara dengan cara bertukar atau bertransaksi dengan negara lain. Dalam hal ini Indonesia sudah memiliki hubungan diplomasi dengan negara – negara di dunia. Bahakan investor dari negara – negara terseebut mau menanamkan modal yang mereka miliki ke bursa Indonesia.
Untuk mewujudkan suatu kondisi perekonomian yang baik setiap negara harus dapat menghadapi permasalahan – permaslahan ekonomi yang pada umunya di alami oleh setiap negara. Beberapa permasalahan ekonomi tersebut adalah sebagai berikut:
a.       Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi adalah salah satu indikator yang dapat menjelskan bagaimana keadaan yang perekonomian suatu negara. Pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat dilihat dari berapa total produksi yang dihasilkan oleh pasar dalam negeri dalam periode tertentu. Dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi permasalahan yang paling penting adalah modal dan investasi. Selain itu pertumbuhan ekonomi juga disebabkan oleh gejolak ekonomi yang sedang di alami dunia.
b.      Kemiskinan
Kemskinan disini dapat dilihat dari kecukupan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidpnya dengan penghasilan yang didapatkan. Kemiskinan merupakan masalah ekonomi yang sangat vital. Hal tersebut akan berdampak pada perekonomian dalam skala yang besar.
c.       Pengangguran
Pengangguran merupakan salah satu penyebab terjadinya kemiskinan. Saat ini pemerintah juga berupaya keras untuk menyediakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat dengan usia – usia produktif yang ada di suatu negara. Penanggulangan pengangguran ini dilakukan dengan kebijakan seperti pemberian softskill kepada para pengangguran agar mereka dapat membuka usaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain itu pemerintah juga memberikan bantuan dana kepada pengusaha – pengusaha kecil dan menengah agar mereka dapat mengembangkan usahanya sehingga dapat membuka lapanan pekerjaan yang baru
d.      Kesenjangan Penghasilan
Kesenjangan penghasilan merupakan selisih dari penghasilan yang diperoleh setiap masyarakat dengan pendapatan yang tinggi dengan masyarakat dengan pendapatan yang rendah dalam suatu negara. Kesenjangan penghasilan ini juga dapat dilihat dari kebutuhan yang dapat dipenuhi oleh masing – masing masyarakat.
e.       Inflasi
Inflasi adalah keadaan dimana dalam suatu negara jumlah uang yang beredar dalam masyarakat yang mengakibatkan turunnya nilai uang itu sendiri sehingga harga – harga barang atau jasa yang ada di dalam suatu negara tersebut mengalami kenaikan. Inflasi tidak akan berarti pada perekonomian jika inflasi itu dapat ditahan sehingga dapat selalu mengalami stabilitas. Tingginya tingkat inflasi akan merangsang pemerintah meningkatkan impor karena dianggap biaya impor lebih kecil daripada biaya produksi suatu komoditas. Hal tersebut juga akan mengakibatkann neraca pembayaran menjadi defisit sehingga neraca pembayaran semakin melemah. Untuk mengatasi tingginya tingkat inflasi dalam perekonomian, bank sentral memiliki instrument – instrument kebijakan. Instrument tersebut antara lain adalah politik pasar terbuka dimana untuk mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat bank sentral menjual surat – surat berharga pada masyarakat. Kedua adalah politik diskonto. Politik diskonto merupakan kebijakna dari bank sentral untuk menaikkan atau menurunkan tingkat bunga sehingga uang yang beredar di masyarakat menjadi stabil. Saat bank sentral menaikan tingkat bunga maka masyarakat akan cenderung menginvestasikan uang yang mereka miliki dengan asumsi akan mendapatkan keuntungan dari bunga yang ditetapkan. Ketiga adalah politik cadangan minimum. Politik cadangan minimum adalah instrument kebijakan dari bank sentral untuk menetapkan cadangan kas minimum yang harus dimiliki oleh bank – bank komersial.
f.        Hutang Luar Negeri
Hutang luar negeri merupakan indicator yng menunjukan seberapa kesanggupan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Semakin tinggi hutang yang dimiliki suatu negara menunjukkan kondisi perekonomian yang semakin buruk
g.      Defisit Neraca Perdagangan
Neraca perdagangan adalah catatan pembukuan yang dimiliki oleh suatu negara dimana didalamnya berisi tentang kegiatan perdagangan atau transaksi yang dilakukan dalam skala internasional. Neraca perdagangan pada dasarnya berisi catatan tentang kegiatan ekspor dan impor yang dilakukan oleh suatu negara dengan negara lain yang nilainya di ukur oleh kurs atau nilai tukar mata uang negara tersebut dengan mata uang negara lain. Kondisi dari neraca perdagangan itu akan berpengaruh terhadap nilai tukar itu sendiri karena neraca perdagangan menunjukkan hasil transaksi barang dan jasa dalam skala internasional sehingga juga dapat menunjukkan kondisi perekonomian dari negara tersebut.
h.      Kemampuan Mengelola Sumber Daya Manusia
Kemampuan mengelola sumber daya manusia disini dapat dilihat dari segi kualitas dari sumber daya manusia yang di hasilkan oleh suatu negara. Semakin tinggi kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan maka menunjukkan semakin baik kondisi perekonomian negara tersebut. Kemampuan dalam mengelola sumber daya manusia juga di tunjukkan dengan kemampuan dalam menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Kemampuan dalam menguasai teknologi tersebut juga merupakan indicator untuk meliha bagaimana kondisi erekonomian suat negara karena dengan dapat menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, suatu negara tersebuta dapat memanfaatkan juga kekayaan alam yang tersedia di negara tersebut dengan efektif dan efisien.
i.         

0 komentar:

Posting Komentar