Penguatan
Nilai Rupiah Tertinggi Selama Kurun Waktu 9 Bulan
Pada
bulan-bulan sebelumnya kurs rupiah mengalami pelemahan dan terus terkoreksi
terhadap mata uang dollar. Belum lama kita mengingat bahwa kurs rupiah hampir
mendekati Rp15.000, iru terjadi pada sekitar bulan november. Pelemahan nilai
kurs kemarin dipengaruhi oleh banyak faktor dimana pada saat itu bank sental
amerika atau the mengumumkan akan menaikan tingkat suku bunga mereka, dan
mengakibatkan banyak negara terkena dampak dari pernyataan tersebut, ditambah
lagi dengan ktisis yang terjadi di eropa yang memperburuk keadaan ekonomi dunia
dan indonesia terkena dampaknya. Hal yang paling terkena dampak dampak buruk
adalah nilai tukar rupiah dengan ihsg yang terus melemah. Ketika rupiah melemah
indonesia hampir tidak bisa melakakukan apap-apa untuk menanggulangi masalah
tersebut dan berakhir dengan menutupi biaya impor dengan cadangan devisa. Bank
indonesia selaku bank sentral indonesia mennambil keputusan untuk mengerem
pelemahan nilai rupiah menggunakan cadangan devisa, dengan begitu cadangan
devisa indonesia menurun lebih dari 10%. Kebijkan yang di ambil BI ini tidak
belangsung lama karena kurs rupiah terus melemah. Setelah mendekati akhir tahun
kurs rupiah mengalami penguatan sedikit demi sedikit karena perekonomian
berangsur-membaik. Dan puncaknya terjadi pada kamis 3 maret yang mana penguatan
ini menjadi penguata yang paling tinggi selama kurun waktu 9 bulan, atau selama
waktu krisis ekonomi yang melanda global. Penutupan pada sesi akhir 3 maret
rupiah menguat 0.69 poin atau 0,52
persen dan kurs tercatat Rp 13.232 terhadapa dolla AS, kenaikan ini disebabkan
karen investasi berupa modal masuk dengan deras ke indonesia. Dari aktifitas
investor 3 maret tercatat aliran dana yang cukup besar dengan mencapai Rp980
milliar. Hal ini sangatlah bagus mengingatt kurs mengalami kenaikan. Dengan
dana yang masuk ke indonesia menandakan adanya ketertarikan investor asing
untuk berinvestasi ke indonesia, walaupun investasi saham bukan lah hal baik ,
karena investasi seperti ini akan cepat menghilang saat keadaan ekonomi sedikit
terguncang. Namun menguatnya nilai rupiah merupakan pertanda baik untuk
perekonomian indonesia karena dapat di indikasikasikan sekarang perekonomian
Indonesia membaik pasca yang terjadi akhir tahun kemarin. Dengan aliran dana
yang masuk ker bursa jakarta seperti yang dilansir oleh bisnis.com aliran dana
yang masuk mekekan yield obligasi
pemerintah yang bertenor 10 tahun dan turun 10 bps ke 8,00%.
Pada
3 maret nilai rupiah menguat dan menepati no. 3 setelah korea dan malaysia.
Korea dengan mata uang won melesat jauh dengan terapresiasi 1.04% terhadap
dollar dan malaysia dengan ringgitnya terapresisi 0,79% beda tipis dengan
indonesia yang mencapai 0,69%. Pemnguatan ini terjadi karena ekpektasi inflasii
yang rendah di tengaj kenaikan likuiditas perbangkan membuat aliranmodal ke
Indonesia seperti yang dikatakan oleh ekonom dari PT bank permata Tbk(BNLI)
pada bisnis.com, lanjutnya dia menjelaskan penguatan nilai rupiah kali ini
tidak dibarengi dengan pengetatan likuiditas seperti pada akhir semptermber.
Laju apresiasi ruiah justru menekan bunga antar bank karena menurunkan
kebutuhan hedging di pasar forward. Namunn ada yang luput dari perhatian
baahwa kenaikan kurs menekean suku bunga antar bank. namun masalah ini tidak
terlalu menpengaruhih perekonomian luas. Inflasi rendah yang mengakibatkan
minat investor untuk berinvestasi ke indonesia dan menyalurkan dananya masih
sangat tinggi. Perlunya hal seperti ini harus terus dijaga agar perekonomian
Indonesia mengalami kemajuan dan dapat mensejahterakan masyarak indonesia .
dengan aliran dana yang tinggi, invesatasi pertumbuhan akan berjalan dan
perekonomian akan terus membaik. Dengan penguatan yang menempati no.3 di asia
dapat dilihat bahwa investro banyak yang berminat dan percaya pada indonesia,
dibandingkan negara lain seasia. Seharunya pemerintahlebih siap dengan keadaan
yang terjadi sehingga variabel perekonomian yang lain tidak tergangu seperti
yang disebutkan bahwa apresisasi nilai rupiah sebaliknya menekan tingkat bunga
antar bank yang dimana dapat menurnkankebutuhan hedging di pasar forward. Hedging
merupakan salah satu produk yang ditawarkan pemerintah untuk melindungi dana
dari fluktuasi nilai rupiah. Namun banyak yang meragukan manfaat dari hedging
ini dengan awal permunculan peraturan ini banyak perusahaan yang tidak setuju
karena masih rendahnya dasar hukum hedging dan pelaksanaanya yang masih baru di
indinesia menyebabkan perusahaan tmsih enggan utnuk mengghedgingkan dana
mereka.
Pada
bulan desember 2015, januari 2016, dan februari 2016 terdapat indikasi
melambatnya pertumbuhan uang M2 yang dikarenakan menurunya transaksi dengan
giro, namun pada awal maret terdapat trend positif dari kurs yang terapresisi.
Dari
terapressiasinya kurs rupiah memiliki dampakyang baik terhadap perekonomian di
indonesia dapat dikatakan untuk sekarang ekonomi indonesia dalam kedaan yang
stabil.dengan inflasi yang sesuai dengan target pemerintah impor dan ekspor
yang terjaga walaupun untuk beberapa bulan yang lalu ekspor konoditas mengalami
penekanan karena rendahnya harga komoditas yang terus memiliki tren turun.
Apresisiasi nilai rupiah dapat menyakinkan investor bahwa indonesia dalam
keadaan yang stabil dan aman untuk berinvestasi, dan indonesia dapat bertahan
walaupun terseok-seok dari krisis global yang melanda beberpa negara maju.
Apresiasi
nilai rupiah yang meningkat pada 0,68 poin, menepati no.3 setelah malaysia dan
korea, namun apresisasi nilai rupiah menekan bunga antar bank karena tidak
adanya pengetaan likuiditas.






0 komentar:
Posting Komentar