Blogroll

Jumat, 10 Juni 2016

Penguatan Nilai Rupiah Tertinggi Selama Kurun Waktu 9 Bulan
Pada bulan-bulan sebelumnya kurs rupiah mengalami pelemahan dan terus terkoreksi terhadap mata uang dollar. Belum lama kita mengingat bahwa kurs rupiah hampir mendekati Rp15.000, iru terjadi pada sekitar bulan november. Pelemahan nilai kurs kemarin dipengaruhi oleh banyak faktor dimana pada saat itu bank sental amerika atau the mengumumkan akan menaikan tingkat suku bunga mereka, dan mengakibatkan banyak negara terkena dampak dari pernyataan tersebut, ditambah lagi dengan ktisis yang terjadi di eropa yang memperburuk keadaan ekonomi dunia dan indonesia terkena dampaknya. Hal yang paling terkena dampak dampak buruk adalah nilai tukar rupiah dengan ihsg yang terus melemah. Ketika rupiah melemah indonesia hampir tidak bisa melakakukan apap-apa untuk menanggulangi masalah tersebut dan berakhir dengan menutupi biaya impor dengan cadangan devisa. Bank indonesia selaku bank sentral indonesia mennambil keputusan untuk mengerem pelemahan nilai rupiah menggunakan cadangan devisa, dengan begitu cadangan devisa indonesia menurun lebih dari 10%. Kebijkan yang di ambil BI ini tidak belangsung lama karena kurs rupiah terus melemah. Setelah mendekati akhir tahun kurs rupiah mengalami penguatan sedikit demi sedikit karena perekonomian berangsur-membaik. Dan puncaknya terjadi pada kamis 3 maret yang mana penguatan ini menjadi penguata yang paling tinggi selama kurun waktu 9 bulan, atau selama waktu krisis ekonomi yang melanda global. Penutupan pada sesi akhir 3 maret rupiah menguat 0.69 poin  atau 0,52 persen dan kurs tercatat Rp 13.232 terhadapa dolla AS, kenaikan ini disebabkan karen investasi berupa modal masuk dengan deras ke indonesia. Dari aktifitas investor 3 maret tercatat aliran dana yang cukup besar dengan mencapai Rp980 milliar. Hal ini sangatlah bagus mengingatt kurs mengalami kenaikan. Dengan dana yang masuk ke indonesia menandakan adanya ketertarikan investor asing untuk berinvestasi ke indonesia, walaupun investasi saham bukan lah hal baik , karena investasi seperti ini akan cepat menghilang saat keadaan ekonomi sedikit terguncang. Namun menguatnya nilai rupiah merupakan pertanda baik untuk perekonomian indonesia karena dapat di indikasikasikan sekarang perekonomian Indonesia membaik pasca yang terjadi akhir tahun kemarin. Dengan aliran dana yang masuk ker bursa jakarta seperti yang dilansir oleh bisnis.com aliran dana yang masuk mekekan yield obligasi pemerintah yang bertenor 10 tahun dan turun 10 bps ke 8,00%.
Pada 3 maret nilai rupiah menguat dan menepati no. 3 setelah korea dan malaysia. Korea dengan mata uang won melesat jauh dengan terapresiasi 1.04% terhadap dollar dan malaysia dengan ringgitnya terapresisi 0,79% beda tipis dengan indonesia yang mencapai 0,69%. Pemnguatan ini terjadi karena ekpektasi inflasii yang rendah di tengaj kenaikan likuiditas perbangkan membuat aliranmodal ke Indonesia seperti yang dikatakan oleh ekonom dari PT bank permata Tbk(BNLI) pada bisnis.com, lanjutnya dia menjelaskan penguatan nilai rupiah kali ini tidak dibarengi dengan pengetatan likuiditas seperti pada akhir semptermber. Laju apresiasi ruiah justru menekan bunga antar bank karena menurunkan kebutuhan hedging di pasar forward. Namunn ada yang luput dari perhatian baahwa kenaikan kurs menekean suku bunga antar bank. namun masalah ini tidak terlalu menpengaruhih perekonomian luas. Inflasi rendah yang mengakibatkan minat investor untuk berinvestasi ke indonesia dan menyalurkan dananya masih sangat tinggi. Perlunya hal seperti ini harus terus dijaga agar perekonomian Indonesia mengalami kemajuan dan dapat mensejahterakan masyarak indonesia . dengan aliran dana yang tinggi, invesatasi pertumbuhan akan berjalan dan perekonomian akan terus membaik. Dengan penguatan yang menempati no.3 di asia dapat dilihat bahwa investro banyak yang berminat dan percaya pada indonesia, dibandingkan negara lain seasia. Seharunya pemerintahlebih siap dengan keadaan yang terjadi sehingga variabel perekonomian yang lain tidak tergangu seperti yang disebutkan bahwa apresisasi nilai rupiah sebaliknya menekan tingkat bunga antar bank yang dimana dapat menurnkankebutuhan hedging di pasar forward. Hedging merupakan salah satu produk yang ditawarkan pemerintah untuk melindungi dana dari fluktuasi nilai rupiah. Namun banyak yang meragukan manfaat dari hedging ini dengan awal permunculan peraturan ini banyak perusahaan yang tidak setuju karena masih rendahnya dasar hukum hedging dan pelaksanaanya yang masih baru di indinesia menyebabkan perusahaan tmsih enggan utnuk mengghedgingkan dana mereka.
Pada bulan desember 2015, januari 2016, dan februari 2016 terdapat indikasi melambatnya pertumbuhan uang M2 yang dikarenakan menurunya transaksi dengan giro, namun pada awal maret terdapat trend positif dari kurs yang terapresisi.
Dari terapressiasinya kurs rupiah memiliki dampakyang baik terhadap perekonomian di indonesia dapat dikatakan untuk sekarang ekonomi indonesia dalam kedaan yang stabil.dengan inflasi yang sesuai dengan target pemerintah impor dan ekspor yang terjaga walaupun untuk beberapa bulan yang lalu ekspor konoditas mengalami penekanan karena rendahnya harga komoditas yang terus memiliki tren turun. Apresisiasi nilai rupiah dapat menyakinkan investor bahwa indonesia dalam keadaan yang stabil dan aman untuk berinvestasi, dan indonesia dapat bertahan walaupun terseok-seok dari krisis global yang melanda beberpa negara maju.
Apresiasi nilai rupiah yang meningkat pada 0,68 poin, menepati no.3 setelah malaysia dan korea, namun apresisasi nilai rupiah menekan bunga antar bank karena tidak adanya pengetaan likuiditas. 





0 komentar:

Posting Komentar