Blogroll

Jumat, 10 Juni 2016

SUARA HATI TERHADAP PEMERINTAH DAERAH


SUARA HATI TERHADAP PEMERINTAH DAERAH

            Bank Indonesia (BI) menilai kondisi perekonomian Kabupaten Jember mengalami kestabilan. Salah satu indikator dilihat dari para konsumen yang positif dengan keadaan perekonomian Kabupaten Jember. Selain itu, semakin meningkatnya rasa optimisme konsumen sehingga tingkat inflasi di Kabupaten Jember pun mampu dikendalikan. Instruksi presiden Joko Widodo mengenai serapan anggaran yang perlu dilakukan oleh pemerintahan daerah, dibuktikan dengan berbagai pekerjaan yang dapat dikerjakan. Hal ini tentunya berdampak positif terhadap perputaran roda perekonomian daerah yang akan terus berjalan.
            Berdasarkan data Disperindag Jember, izin usaha yang dikeluarkan sampai dengan April lalu, mengalami kenaikan yang signifikan. Dimana total kenaikan tersebut berkisar 700 lembar. Pembuktian ini adanya progress dari segi sumber daya manusia di daerah tersebut.
            Jika kita lebih mengenal bagaimana potensi daerah di Kabupaten Jember tersebut, seharusnya pemerintah daerah memfokuskan potensi-potensi tersebut guna menambah pertumbuhan ekonomi daerah. Bupati dan Wakil Bupati Jember, Faida dan Abdul Muqit Arief mengatakan “Kami akan menjalankan 22 program kerja tersebut yang telah dijanjikann pada saat kampanye. Terkait 100 hari kerja, kami lebih memprioritaskan pembangunan intern yaitu terkait permasalahan pembangunan sumber daya manusia (SDM),”kata Faida kepada sejumlah wartawan di Wisma Daerah Praja Mukti Jember di Surabaya.
            Bupati dan Wakil Bupati Jember, Faida dan Abdul Muqit Arief dengan slogan mereka “Jember baru, Jember Bersatu” diharapkan dengan adanya 22 program kerja dapat terlaksana mampu mewujudkan Jember maju iptek dan imtaq, Jember mandiri, Jember sehat, Jember kuat dan bersih, sekaligus Jember Kota Wisata Berbudaya.
            Lebih memprioritaskan permasalahan intern daerah merupakan langkah awal dalam proker pemerintahan daerah saat ini, yang dinyakini Kabupaten Jember mampu berprogress ke arah yang lebih maju sesuai diharapkan. Prioritas utama adalah permasalahan intern daerah yakni sumber daya manusia (SDM), Kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan tolak ukur kemajuan daerah. Faida-Muqit menjadikan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia sebagai salah satu prioritas utama mereka. Lalu bertahap melakukan peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan yakni kebutuhan dasar yang paling utama. Selanjutnya, masyarakat mengimbau adanya pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat khususnya di kawasan pinggiran. Hal ini pun merupakan kegiatan program kerja Faida-Muqit nantinya.
            Masyarakat menunggu hal-hal baru dalam peningkatan potensi Kabupaten Jember dari pemerintah daerah saat ini. 22 janji kegiatan program kerja diharapkan dapat terlaksana dengan baik hal ini tentunya membutuhkan dukungan dari segala pihak terutama perlunya komunikasi sekaligus paparan dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) guna untuk lebih menyatukan dengan program kerja baru tersebut.
            Bupati dan Wakil Bupati, Faida dan Muqit sangat memperhatikan masyarakat kalangan menengah ke bawah. Hal ini dibuktikan, semua kegiatan program kerja yang akan dilakukan untuk pembangunan Kabupaten Jember. Memperhatikan kepentingan masyarakat kalangan menengah ke bawah sekaligus mengembangkan potensi daerah yang dinilai kurang maksimal selama ini.
            Peningkatan potensi-potensi yang ada di Kabupaten Jember khususnya potensi Wisata Berbudaya dapat dimulai dengan melihat bahwa daerah Jember berada dalam naungan hutan milik Perum Perhutani misalnya pantai, air terjun, alam pegunungan,cagar budaya. Sangat disayangkan apabila pemerintah daerah tidak mengelola secara maksimal potensi wisata yang ada. Dengan melakukan peningkatan potensi wisata alam di Kabupaten Jember tentuya berdampak terhadap peningkatan pendapatan ekonomi daerah.
            Jika kita menelaah lebih dalam lagi, potensi yang ada di Kabupaten Jember bukankah sangat luar biasa? Tentunya akan sangat disayangkan apabila Kabupaten Jember hanya dilewati oleh wisatawan local maupun mancanegara. Administratur Perum Perhutani KPH Jember Djohan Suryo putro Shut MM, mengatakan “Saya ingin Jember menjadi penyaji obyek wisata unggulan. Apabila semua obyek wisata yang tersebar di beberapa  wilayah dikelola dengan baik, pasti tidak akan kalah dengan obyek wisata dari daerah lain,”.
            Untuk mewujudkan harapan baik dari masyarakat maupun oknum pemerintahan memerlukan dukungan kesadaran dalam hubungan mutualisme. Suara hati pemerintahan di Kabupaten Jember saat ini sangat berdampak baik dalam kemajuan pembangunan daerah. Masyarakat Jember khususnya masyarakat kalangan menengah ke bawah sangat membutuhkan sosok pemimpin daerah yang mau mendengar suara mereka tetapi bukan hanya sekedar di dengarkan saja melainkan di buktikan dengan program kerja yang telah di janjikan.
            Kemajuan dalam pembangunan daerah merupakan tujuan utama seorang pemimpin daerah tentunya. Dengan menghadapi berbagai persoalan dalam suatu daerah langkah awal yang dipilih oleh Faida-Muqit menunjukkan adanya progres yang baik terhadap pembangunan Kabupaten Jember kedepannya.
            Untuk itu, harapan masyarakat Jember kedepannya dengan adanya kegiatan program kerja tersebut dapat terealisasi dengan baik. Apa yang diharapkan oleh masyarakat Jember dapat terwujud bukan hanya di angan-angan saja. Dengan memperhatikan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus peningkatan sektor pariwisata akan berdampak terhadap pendapatan perekonomian di Kabupaten Jember lebih meningkat.

0 komentar:

Posting Komentar